Bedil

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search
Instalasi Bedil di ArtJog 8 sedang digunakan oleh pengunjung
Tampilan permainan Bedil

Bedil adalah sebuah instalasi interaktif dalam bentuk sebuah permainan tembak - tembakan (bedil - bedilan). Instalasi ini ditampilkan di pameran ArtJog 8, 2015 yang berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta.

Abstrak

Bedil merupakan permainan yang memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk berperan sebagai penumpas kejahatan di Yogyakarta pada tahun 2044. Pengunjung mendapatkan sebilah senjata untuk dapat menghancurkan para oknum yang diduga kuat telah berperan dalam kehancuran infrastruktur kota Yogyakarta di masa depan. Pengunjung dapat bermain sendiri atau (lebih diutamakan) bermain bersama dengan pengunjung lain untuk menuntaskan permainan ini. Instalasi ini mencoba menampilkan permasalahan perkembangan kota dalam sebuah permainan yang memberikan pengalaman dalam bentuk fisik dan virtual kepada para pengunjung.

Tim

Instalasi ini dihasilkan melalui kolaborasi antar anggota Lifepatch yaitu:

dan dukungan besar dari:

Jalan Cerita

Salah satu senjata mainan yang digunakan dalam karya Bedil

Berikut jalan cerita dari permainan Bedil: Pada tahun 2044 di sebuah kota bernama Yodhyakarta, Tikus Marakus seorang milyarder muda tanpa bakat mencoba mengambil alih kekuasaan kota. Dia mencuri teknologi - teknologi yang dikembangkan oleh Prof. Ir. Mpus Kalkulus, M.Sn. dan menggunakan teknologi tersebut untuk ambisi pribadinya. Salah satu teknologi yang dia gunakan adalah Dupa Penyebar Lupa yang menyebabkan semua warga kota lupa terhadap keindahan kotanya dan menurut pada perintah Tikus Marakus. Untunglah masih ada satu vaksin tersisa sehingga Prof. Ir. Mpus Kalkulus, M.Sn. terbebas dari pengaruh Dupa Penyebar Lupa. Sebelum Tikus Marakus melangsungkan aksi terakhirnya yaitu mengubah kota Yodhyakarta menjadi lautan beton, Prof. Ir. Mpus Kalkulus, M.Sn. mengembangkan teknologi baru berupa Benalu Masa Lalu untuk membawa beberapa warga dari masa silam di tahun 2015 ke masa suram di 2044. Warga yang belum terkena pengaruh Dupa Penyebar Lupa diberikan Senjata Peringkus Tikus, senjata mainan yang dikembangkan khusus oleh Prof. Ir. Mpus Kalkulus, M.Sn. untuk melawan Tikus Marakus serta teknologi yang disalahgunakannya. Dalam waktu yang tersisa, warga harus menghentikan aksi busuk dan akal bulus Tikus Marakus.

Walau telah berupaya keras, Prof. Ir. Mpus Kalkulus beserta warga masa silam tidak dapat menghentikan aksi busuk dan akal bulus Tikus Marakus. Menyadari kekalahannya, Prof. Ir. Mpus Kalkulus, M.Sn. menggunakan Benalu Masa Lalu untuk kembali ke masa silam di tahun 2015 untuk mencoba mencegah masalah sebelum menjadi masalah.

Dokumentasi Foto

Berikut dokumentasi foto karya Bedil di pameran Art Jog 8 yang berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta:

Dokumentasi Video Karya Bedil di Art Jog 8

Dokumentasi foto sesi Meet The Artist di pameran Art Jog 8 tanggal 14 Juni 2015:

Dokumentasi Desain dalam permainan Bedil di pameran Art Jog 8: