Fermentor Wine Sederhana

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search
Fermentor Wine Sederhana dari botol air mineral bekas

Fermentor Wine Sederhana adalah Fermentor yang dibuat dari kemasan botol galon air mineral. Fermentor ini sangat cocok digunakan untuk fermentasi material cair seperti susu, wine dsb.

Fermentasi

Fermentasi yang dibicarakan disini adalah Fermentasi Wine (Tuak/Anggur/Minuman beralkohol). Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel di keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Proses produksi energi yang dimaksud adalah sebuah proses yang dilakukan yeast (ragi) memakan gula yang terkandung dalam buah-buahan dan mengkonversi gula tersebut menjadi ethanol (ethyl alcohol) dan CO2 (karbon dioksida).

Fermentor

Fermentor adalah suatu tempat/wadah yang menyediakan lingkungan stabil dan optimal untuk mikroorganisme seperti yeast, bakteri atau fungi (jamur) dapat melakukan fungsi fermentasi mereka masing-masing. Fermentor sendiri membutuhkan penyesuaian modifikasi dan rekayasa sedemikian rupa agar sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan oleh mikroorganisme sehingga hasil fermentasi tersebut sesuai dengan keinginan pembuatnya. Fermentor yang akan dibuat disini adalah Fermentor untuk membuat wine.

Bahan dan Alat

Botol Air Mineral Galon Kosong

Berikut bahan dan alat yang dibutuhkan untuk membuat fermentor wine sederhana:

  • 1 Botol Air Mineral Galon kosong
  • ± 50cm Selang aquarium kecil
  • 1 Segel Botol Air Mineral Galon (dapat dicari di toserba terdekat)
  • 1 gelas sloki / mangkok kecil
  • ± 100ml Disinfektan (Pemutih)
  • Lilin secukupnya
  • Alkohol 70% / 90%
  • Sprayer / Semprotan
  • Selotip plastik secukupnya
  • Korek api
  • Obeng / Bor
  • Gunting / Cutter / Pisau bila perlu

Pastikan peralatan yang digunakan bersih. Cucilah terlebih dahulu peralatan sebelum digunakan. Khusus untuk peralatan logam, pastikan logam bebas dari karat.

Pembuatan Fermentor

Setelah peralatan siap, pilihlah tempat pengerjaan yang bersih dan nyaman. Pastikan tangan anda tercuci bersih ketika membuat Fermentor ini. Ikuti langkah-langkah berikut dibawah ini.

Sterilisasi

Sebelum membuat fermentor ini, pastikan terlebih dahulu semua perlengkapan (khususnya bahan yang akan bersentuhan langsung dengan material fermentasi) tercuci bersih dan bebas dari kotoran. Khusus untuk bagian dalam galon, cara paling mudah adalah menggunakan alkohol 70-90%. Masukkan alkohol 70-90% kedalam semprotan lalu semprotkan 10-15 kali kedalam botol air mineral galon yang sudah bersih. Semprotkan sedikit pada bagian ujung botol, tegakkan botol dengan lubang botol menghadap keatas, ambil jarak aman dari botol tersebut, lalu bakar dengan korek api. Api akan menyembur dari lubang botol untuk beberapa saat. Tunggu hingga selesai, lalu diamkan hingga botol kembali ke suhu normal.

Menuang sari buah ke Fermentor

Untuk peralatan lainnya, sterilisasi dapat dilakukan dengan menyemprotkan alkohol 70-90% ke bagian yang bersentuhan langsung dengan Fermentor. Lakukan cara ini pada segel botol, selang dan pisau / gunting / cutter. Penyemprotan alkohol juga dapat dilakukan pada tangan anda. Perlu diingat, sterilisasi adalah bagian penting dalam pembuatan fermentor. Sterilisasi harus dilakukan untuk menghindari mikroorganisme yang tidak diinginkan juga hidup di dalam fermentor yang kita buat.

Setelah botol kembali pada suhu normal, tuangkan sari buah yang akan digunakan ke dalam botol. Masukkan gula yang diiinginkan dan juga Yeast kedalamnya.

Segel

Setelah semua material untuk fermentasi telah berada didalam botol, ambil segel botol air mineral dan buatlah lubang sesuai dengan diameter selang yang digunakan. Bor atau obeng dapat membantu pembuatan lubang. Masukkan kurang lebih 5cm selang yang akan digunakan kedalam segel botol air mineral. Biarkan bagian ujung selang lain bebas dari hambatan udara. Nyalakan lilin lalu teteskan lilin panas ke bagian sela-sela antara selang dan segel tutup botol. Pastikan semua tertutup. Penyegelan bisa menggunakan material lain seperti lilin wax.

Menyegel tutup Fermentor dengan lilin cair
Menyegel tutup fermentor dengan wax

Setelah selesai, pasang segel ke botol lalu rekatkan selotip hingga menutupi sambungan segel dengan botol air mineral. Lakukan perekatan selotip ke sambungan segel dan botol setidaknya 3 kali putaran.

Proses penyegelan sangatlah penting karena fermentor haruslah kedap udara sehingga Yeast didalam fermentor mendapatkan lingkungan anaerob untuk proses fermentasi. Perhatikan dengan seksama bagian sambungan dan pastikan botol tertutup dengan rapat.

Desinfektan

Bagian terakhir adalah mempersiapkan jalan keluar karbon dioksida dari dalam fermentor. Tuangkan desinfektan secukupnya ke dalam gelas sloki / mangkuk kecil lalu letakkan bagian ujung selang yang lain terendam didalam desinfektan. Lihat gambar berikut dibawah ini.

Meletakkan selang pada botol berisi cairan desinfektan

Desinfektan merek apapun dapat digunakan untuk fermentor ini. Pastikan suhu dalam Fermentor tidak panas agar mencegah desinfektan mengalir kedalam fermentor karena perbedaan tekanan.

blog comments powered by Disqus