GoFerment: How to make homemade soybean tempeh - Workshop di FabCafe bersama BioClub - 2016

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search

Dalam workshop ini dilakukan pembelajaran untuk membuat tempe sebagai hasil dari proses fermentasi kedelai yang menjadi makanan populer di Indonesia.

Deskripsi Kegiatan

Workshop untuk memperkenalkan praktik-praktik sederhana dalam rekayasa biologi yang dilakukan melalui pembuatan Tempe. "Tempe" adalah makanan populer dari Indonesia yang berasal dari fermentasi kedelai. Tempe terkenal karena memiliki rasa yang unik dan kaya protein yang sebanding dengan sumber hewani. "Tempe" cukup dekat dengan "NATO" yang terdapat di Jepang, yaitu menggunakan kedelai sebagai bahan utama. Perbedaannya terletak pada mikroorganisme yang terlibat dalam proses produksi; "NATO" menggunakan bakteri bacillus sementara Tempeh menggunakan Rhizopus Fungi. Workshop ini bertujuan untuk belajar bersama bagaimana membuat Tempe dengan menggunakan teknik fermentasi solid (Solid State Fermentation), sebuah teknik fermentasi yang sangat umum di negara-negara Asia. Workshop dilakukan sebagai bagian dari acara pertemuan mingguan BioClub. Biaya workshop sebesar 500 Yen termasuk biaya makanan dan minuman. Workshop dilakuakan dengan batasan peserta sebanyak 30 orang untuk pelajar maupun berbagai komunitas yang tertarik. Pemberi materi adalah Nur Akbar Arofatullah, Agus Tri Budiarto, dan Agung Firmanto.

Detail Acara

Acara ini diselenggarakan pada:

  • Waktu: Selasa, 15 November, 18:00 – 22:00 Waktu Setempat
  • Tempat: Loftwork COOOP, Dogenzaka Pier 10th Floor, 1-22-7 Dogenzaka, Shibuya-ku, Tokyo
  • Organized: BioClub dan Lifepatch
  • Co-organizer: Japan Foundation Asia Center dan NTT InterCommunication Center [ICC]

Dokumentasi Acara

GoFerment 02 01.jpg GoFerment 02 02.jpg GoFerment 02 03.jpg