Marc Dusseiller

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search
Foto profil yang digunakan oleh Marc Dusseiller
Marc Dusseiller memberikan presentasi di UKDW Yogyakarta
DIY Webcam rakitan Marc Dusseiller
Workshop Hackteria - DIY Webcam, 2009

Dia juga dikenal dengan nama 'Dusjagr'. Seorang ilmuwan dan seniman media baru dari Swiss, bagian dari Dusjagr labs, Swiss Mechatronic Art Society dan Hackteria.

Biografi

Dr. Marc R. Dusseiller adalah seorang sarjana interdisipliner, dosen di bidang teknologi mikro dan nano (FHNW, Universitas of Applied Sciences and Arts Northwestern Switzerland), fasilitator budaya dan juga seorang seniman. Dia bekerja dengan cara integral untuk menggabungkan ilmu pengetahuan, seni dan pendidikan. Prakteknya meliputi lokakarya di bidang elektronik lo-fi, hardware hacking, mikroskop, musik dan robotika. Dia merupakan salah satu penyelenggara Dock18, Room for Mediacultures, sebuah festival DIY kerjasama antara (Zürich, Switzerland), KIBLIX 2011 (Maribor, Slovenia), lokakarya untuk seniman, sekolah dan anak-anak ketika ia menjadi presiden (2008-2012) Swiss Mechatronic Art Society, SGMK. Pada saat ini, ia sedang mengembangkan cara untuk melakukan penelitian riset teknologi bio dan nano, pengembangan perangkat diagnosa murah, dan mengembangkan metodologi baru penyebaan ilmu pengetahuan (Hackteria | Open Source Biological Art) dalam semangat DIWO (do-it-with-others) di dapur, studio/workshop dan negara-negara berkembang.

Marc Dusseiller melakukan berbagai workshop DIY dalam aktifitasnya di bidang kesenian media baru. Workshop dalam skala kecil sering dilakukannya untuk mengatasi khalayak umum dan memperkenalkan mereka ke DIY dan seni elektronik dengan cara yang menyenangkan dan sederhana. Dia juga sedang mengerjakan sebuah sebuah proyek yang berupa sebuah wadah untuk proyek-proyek seni open-source dalam ilmu biologi dan kehidupan. Salah satu aktifitas yang dia tekuni adalah memberikan cara-hack dari teknologi generik dan terjangkau di kehidupan sehari-hari. Aktifitas hack tersebut memberikan fungsi alternatif atau fungsi baru dari sebuah teknologi. Hack Webcam untuk digunakan sebagai mikroskop digital dan penggunaan mahluk hidup mikroskopis untuk visual adalah salah satu inovasinya.

Aktifitas di Indonesia

Marc Dusseiller memberikan sejumlah presentasi mengenai proyek dia bernama Hackteria dimana dia bersama Andy Gracie, dan Yashas Shetty tergabung untuk melakukan proyek kesenian yang berfokus pada Biologi dan bersifat Open Source. Pada tahun 2009 dia terlibat dalam seri workshop dan presentasi di Pusat Rehabilitasi YAKKUM, AKPRIND, Fakultas Teknik Elektro UGM, dan juga Laboraotrium Mikrobiologi Fakultas Pertanian UGM. Dia memberikan dua buah workshop utama yaitu Penggunaan Webcam untuk Mikroskop Digital dan proyeknya bernama "DIY Makeaway", pembuatan synthetizer interactive dari komponen elektronika sederhana.

Pada tahun 2010, dia mempresentasikan penggunaan sensor dalam mouse untuk mendeteksi gerakan kehhidupan mikroskopik,. Selain itu dia juga mempresentasikan kelanjutan Hackteria dan penggunaan PS3 eye, sebuah camera untuk game konsol Playstation 3. Dia mempresentasikan karyanya ini dalam acara Indonesia Bricolabs yang berlangsung di UKDW Yogyakarta. Untuk proyek DIY makeawaynya, dia memberikan workshop BitBadge yang dilaksanakan di berbagai tempat di Yogyakarta.

Pada bulan April 2011, Marc Dusseiller berpartisipasi dalam acara The First Asia-Pacific DIYbio & Bioart meeting: Democratising the Laboratory, sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh Denisa Kera, SymbioticA, DIYbio LA, Nur Akbar Arofatullah dan Andreas Siagian dan Komunitas Laboratorium Mikrobiologi UGM Yogyakarta. Dalam konferensi ini, Marc melakukan telekonferens melalui internet untuk mempresentasikan beberapa karya dan aktifitas Hackteria Network dan juga beberapa aktifitas yang sedang dia kerjakan dalam membuat NanoLab di Slovenia.

Kolaborasi

Marc Dusseiller berkolaborasi dengan Komunitas Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Pertanian UGM dalam mengembangkan penggunaan webcam untuk Mikroskop Digital. Pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan Hackteria sebagai platform terbuka bagi ilmuwan dan seniman. Pengembangan ini dilakukan melalui sebuah workshop yang dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Faperta UGM. Dalam workshop ini Julian Abraham memberikan workshop mengenai cara merakit sebuah Mikroskop Digital dari Webcam (DIY Webcam) yang merupakan inovasi dari Hackteria dan mempersiapkan sebuah mikroskop digital tersebut yang kemudian diuji oleh Mahasiswa Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Pertanian UGM.

Workshop tersebut membuahkan beberapa hasil kesimpulan perbandingan kemampuan DIY webcam dengan mikroskop biasa dan kemampuan DIY webcam untuk magnifikasi obyek-obyek mikroskopik. Workshop itu juga membuahkan hasil positif yaitu penggunaan DIY webcam untuk Hemocytometer, sebuah proses penghitungan sel maupun partikel berukuran mikroskopik. Kelanjutan dari hasil ini dilaksanakan dalam program Hackteria - Hemocytometer.

Referensi dan Link Eksternal