Robin Fox

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search
Robin Fox (AU)
Robin Fox memperagakan visualisasi laser interaktif
Workshop pemrograman Tropis///Subsonics

Seniman Media Baru dan Musisi Eksperimental dari Australia

Biografi

Robin Fox adalah seniman audio-visual dari Melbourne Australia yang kini banyak bekerja dengan improvisasi, komposisi, penataan instalasi media digital secara live. Dia menciptakan karya audio-visual untuk the cathode ray oscilloscope, yang telah diluncurkan DVD-nya dengan tajuk ‘Backscatter’ (synaesthesia records).

DVD tersebut telah diputar di Rotterdam International Film Festival, the Mittwoschule di Berlin, the 8th International New Media Arts Festival di Riga dan the TRANSIT festival di Switzerland. Penampilan audio-visualnya secara live telah melintasi Eropa termasuk kemunculannya di the Netmage festival, Bologna, the Wien Modern festival, Wina, Noise and Glamour Festival, Moskow dan the Transacoustic festival, Auckland. Karya ini terus berkembang dan belakangan diakui di panggung besar dengan kualitas suara yang tinggi dan sistem laser yang terkontrol oleh audio, pada berbagai penampilannya seperti di October Contemporary Festival (Hong Kong), Salamanca International Festival (Spain), Yokohama Triennial (Japan) dan the Mona Fona Festival (Australia).

Sebelumnya, di tour Eropa, dia telah melakukan presentasi menggunakan laser di Musique Action Festival (Nancy, France), VENN festival (Bristol, UK) dan Neia Musik Festival (Mulhouse, France) dengan banyak lagi penampilan diantaranya. Volta, karya instalasinya, dijadikan karya fitur di the RoslynOxley9 and Orange Regional art galleries pada tahun 2006 dan juga merupakan karya fitur untuk the Asian Art Biennale, Taipei, 2007.

Di bidang musik, dia telah tampil dengan musisi improvisasi terkenal termasuk Jon Rose, Tony Buck, Oren Ambarchi, Lasse Marhaug, Jerome Noetinger, Clayton Thomas (album Substation diluncurkan oleh Room40 records, 2005), Erkki Veltheim, Natasha Anderson dan Sean Baxter dan masih banyak lagi nama serta hingga iki masih melakukan duo kolaborasi dengan Anthony Pateras yang merupakan seorang komposer sekaligus performer. Duo ini didokumentasikan pada Coagulate diluncurkan melalui label synaesthesia, 2003, Flux Compendium yang diluncurkan oleh eMego, 2006 dan End of Daze diluncurkan oleh deMego di akhir 2008. Dia juga anggota dari Beta-erko, kuartet yang muncul di Berlin dengan label Quecksilber.

Selain itu dia bergelar PhD di jurusan komposisi dengan fokus pengembangan multi-channel performance ecologies dan desain interaktif situasi elektro-akustik yang mengeksplorasi dinamika antar performer, ruang dan komputer, Monas University, gelar MA di musikologi yang mendokumentasikan sejarah pembuatan musik eksperimental di Melbourne tahun 1975-1979.

Media Informasi

www.robinfox.com.au merupakan situs resmi dari Robin Fox. Dia juga mendistribusikan segala hasil karyanya yang diperuntukkan publik melalu Synaesthesia.

Aktifitas di Indonesia

Robin Fox tergabung dalam acara Tropis///Subsonics yang berlangsung pada tanggal 1-5 Februari 2011 di Yogyakarta, Indonesia. Bersama dengan David Shea, Robbie Avenaim & Oren Ambarchi dari Australia, mereka berkolaborasi dengan seniman lokal dalam rangkaian acara meliputi diskusi, workshop dan performance/pertunjukan. Dia juga memberikan Workshop Lasers & Sound Oscillators using Max/MSP dalam rangkaian acara Worskhop Pemrograman Tropis///Subsonics bersama dengan Budi Prakosa dan Andreas Siagian yang memberikan Workshop dasar pengenalan Pd untuk Multimedia.

Referensi

  1. www.robinfox.com.au
  2. Tropis///Subsonics