Workshop Bio-energy di SDN Randusari

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search
Menghasilkan listrik tegangan kecil menggunakan kentang

Sebuah kegiatan workshop bersama mengenai potensi Bio-energy yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma (PGSD SADAR) dan lifepatch.

Deskripsi Acara

Pada bulan Juli, lifepatch melakukan kerjasama dengan PGSD Universitas Sanata Dharma untuk mengadakan sebuah workshop bersama di Sekolah Dasar Negeri Randusari (SDN Randusari). Workshop bersama ini ditujukan untuk mendukung kegiatan belajar para siswa dengan melakukan aktifitas yang menyenangkan. Anak-anak akan belajar potensi reaksi biokimia yang dapat dihasilkan dari bahan-bahan biologis di lingkungan sekitar.

Detail Acara

Workshop ini berlangsung pada:

  • Hari/tanggal: Sabtu, 28 Juli 2012
  • Waktu: 09:00-12.00 WIB
  • Tempat: SDN 1 Randusari, Randusari, Prambanan, Klaten
  • Kontak: Nur Akbar Arofatullah | 0857 4340 0880

Susunan Acara

Hari Sabtu, 28 Juli 2012:

  • 09:00 - 09:30 WIB Perkenalan
  • 09:30 - 10:00 WIB Workshop fermentasi (Mikrobia Meniup Balon) oleh PGSD SADAR
  • 10:00 - 10:30 WIB Workshop menghasilkan listrik dari buah-buahan oleh LIFEPATCH
  • 10:30 - 11:00 WIB Workshop menghasilkan listrik dari air laut oleh LIFEPATCH
  • 11:00 - 11:15 WIB Penutup

Kegiatan

Beberapa workshop yang akan diberikan antara lain adalah:

Workshop fermentasi (Mikrobia Meniup Balon)

Proses fermentasi yang dilakukan oleh Ragi akan mengubah gula menjadi alkohol dan karbon dioksida. Proses tersebut dapat diamati dengan melakukan fermentasi gula di dalam botol menggunakan ragi roti dan kemudian menutup mulut botol menggunakan balon. Dalam selang waktu beberapa jam balon akan menggelembung, hal tersebut menandakan proses fermentasi sedang berjalan sehingga menghasilkan gas karbon dioksida yang dapat menggelembungkan balon.

Kebutuhan alat dan bahan workshop untuk 1 kelompok (maksimal 10 orang):

Alat:

  1. Botol You-c 1000 3 pcs
  2. Balon 3 pcs

Bahan:

  1. Fermipan
  2. Gula pasir
  3. Air

Workshop menghasilkan listrik dari buah-buahan

Beberapa buah-buahan seperti lemon, pear, kentang, jeruk nipis dan nanas mengandung asam-asam organik (Asam askorbat, asam sitrat) yang memiliki ion H+ . Ion tersebut dapat megalami redusi di katoda dengan bahan tembaga sehingga menghasilkan muatan positif, serta mengalami oksidasi di anoda dengan bahan plat galvanis sehingga menghasilkan muatan negatif.

Kebutuhan alat dan bahan workshop untuk 1 kelompok (maksimal 10 orang)

Alat:

  1. Paku payung (anoda/-) 5 pcs
  2. Kabel tembaga (katoda/+) 5 pcs
  3. Penjepit kabel 10 pcs
  4. Kabel (2 meter)
  5. Lampu LED 2 pcs

Bahan:

  1. Jeruk nipis
  2. Kentang
  3. Belimbing wuluh

Workshop menghasilkan listrik dari air laut

Air laut mengandung garam yang cukup tinggi (NaCl). Jika terlarut dalam air, Garam NaCl akan terbagi menjadi ion Na yang mengandung muatan positif (+) dan Cl yang mengandung muatan negatif (-). Muatan yang dimiliki ion-ion tersebut dapat dialirkan melalui anoda dan katoda untuk menghasilkan arus listrik yang dapat digunakan untuk menghidupkan lampu LED.

Kebutuhan alat dan bahan workshop untuk 1 kelompok (maksimal 10 orang)

Alat:

  1. Gelas air mineral plastik 5 pcs
  2. Plat galvanis (anoda/+) 5 pcs
  3. Kabel tembaga (katoda/+) 5 pcs
  4. Penjepit kabel 10 pcs
  5. kabel (2 meter)
  6. Lampu LED 2 pcs

Bahan:

  1. Air Laut

Peta Lokasi

Dokumentasi

Berikut dokumentasi terpilih dari aktivitas lifepatch bekerjasama dengan PGSD Universitas Sanata Dharma untuk mengadakan sebuah workshop bersama di Sekolah Dasar Negeri Randusari (SDN Randusari).

Referensi dan Link Eksternal