Workshop Pembuatan Yoghurt

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search
Foto bersama para peserta workshop di rumah lifepatch

Sebuah workshop untuk belajar membuat yoghurt sendiri.

Deskripsi Workshop

Yoghurt dibuat dengan cara mengentalkan susu melalui proses pengasaman oleh bakteri asam laktat. Bahan pembuatan yoghurt dapat berupa susu yang dihomogenisasi, susu yang berkadar lemak rendah, atau susu skim. Pada dasarnya proses pembuatan yoghurt meliputi pemanasan susu, pendinginan, inokulasi starter dan inkubasi susu yang telah diinokulasi (Hadiwiyoto, 1983). Pengolahan yoghurt dimulai dengan persiapan starter atau kultur, yaitu membiakan kultur mumi S. thermophilus dan L. bulgaricus kemudian mencampurkannya pada susu yang akan difermentasi. Jika tidak memiliki kultur murni, starter dapat diperoleh dari produk yoghurt yang ada di pasaran. Setelah starter tersedia, maka susu dipasteurisasi pada suhu 85 - 90°C selama 15 - 30 menit . Kemudian didinginkan hingga suhu 43°C, dan diinokulasi dengan 2 - 3 persen starter, setelah itu susu yang telah diinokulasi diinkubasi pada suhu ruang (29-31°C) selama 4 - 6 jam sampai diperoleh keasaman yang diinginkan yaitu 0,85 - 0,95 persen (asam laktat) dengan nilai pH 4,4 - 4,5. Setelah itu produk yoghurt dapat langsung dikonsumsi atau disimpan pada suhu 5°C.

Detail Workshop

Worskhop ini diadakan pada:

  • Hari/Tanggal: Minggu, 29 Desember 2013
  • Waktu: 10.00 WIB
  • Tempat: Rumah lifepatch
  • Alamat: Jl. Bugisan Selatan, Gumuk Indah RT 13 RW 36, Yogyakarta (Belakang SMKI)
  • Kontak: Nur Akbar Arofatullah: (0857-4340-0880)

Workshop bersifat gratis dan terbuka untuk umum.

Dokumentasi

Referensi dan Link Eksternal