Workshop Silase dan Bokashi

From Lifepatch - citizen initiative in art, science and technology
Jump to: navigation, search
Sekam padi yang digunakan untuk workshop silase
Molase atau tetes tebu yang digunakan sebagai bahan tambahan untuk Silase
Penjelasan di awal workshop pembuatan Silase
Praktek persiapan untuk pembuatan Silase
Penambahan starter untuk fermentasi pada sekam padi

Sebuah workshop yang dilakukan oleh Agus Tri Budiarto dan Nur Akbar Arofatullah mengenai penggunaan teknik fermentasi untuk membuat pupuk kompos organik dan juga pakan bernutrisi tinggi untuk ternak. Worskshop ini gratis dan terbuka untuk umum.

Detail Acara

Acara akan diadakan pada:

  • Hari/Tanggal: Minggu, 27 Maret 2011
  • Waktu: 10.00 - 16.00 WIB
  • Tempat: G-LAND Jl. Jambon

Silase

Silase adalah pakan yang telah diawetkan dengan cara fermentasi yang di proses dari bahan baku yang berupa tanaman hijauan, limbah industri pertanian, serta bahan pakan alami lainya, dengan jumlah kadar/kandungan air pada tingkat tertentu kemudian di masukan dalam sebuah tempat yang tertutup rapat kedap udara, yang biasa disebut dengan Silo, selama sekitar tiga minggu. Tujuan utama pembuatan silage adalah untuk memaksimumkan pengawetan kandungan nutrisi yang terdapat pada hijauan atau bahan pakan ternak lainnya, agar bisa di disimpan dalam kurun waktu yang lama, untuk kemudian di berikan sebagai pakan bagi ternak. Sehingga dapat mengatasi kesulitan dalam mendapatkan pakan hijauan pada musim kemarau.

Kegiatan

Sesi workshop ini diikuti oleh 10 orang yang sebagian besar bekerja di bidang pertanian dan peternakan. Sesi ini mengenalkan cara cara praktis untuk membuat pakan ternak fermentasi yang tahan disimpan dalam jangka panjang. Dalam sesi workshop ini, dipraktekan fermentasi menggunakan sekam padi dengan bahan tambahan diantaranya:

  1. molase (tetes tebu)
  2. pupuk urea
  3. pospat
  4. tepung dedak

Para peserta yang mengikuti workshop ini mempraktekkan langsung bagaimana cara pembuatan silase - pakan ternak fermentasi dari tahap persiapan bahan hingga silase tersebut siap untuk dibawa pulang dimana silase tersebut akan siap setelah fermentasi selama 3 minggu. Setelah itu maka silase sudah dapat digunakan sebagai pakan ternak alternatif.

DIY Bokashi

Bokashi adalah pupuk kompos yang dihasilkan dari proses fermentasi atau peragian bahan organik dengan penambahan Aktifator mikroorganisme (Dari rumen sapi). Keunggulan penggunaan Aktifator adalah pupuk organik (kompos) dapat dihasilkan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan dengan cara konvensional. Aktifator sendiri mengandung Azotobacter sp., Lactobacillus sp., ragi, bakteri fotosintetik dan jamur pengurai selulosa. Bahan untuk pembuatan bokashi dapat diperoleh dengan mudah di sekitar lahan pertanian, seperti jerami, rumput, tanaman kacangan, sekam, pupuk kandang atau serbuk gergajian. Namun bahan yang paling baik digunakan sebagai bahan pembuatan Bokashi adalah dedak karena mengandung zat gizi yang sangat baik untuk mikroorganisme.

blog comments powered by Disqus